Kalimantan Timur

Hutan Mengrove Margomulyo, Jelajahi Wisata Alam Terbaik di Balikpapan

Menjelajah wisata alam di Hutan Mangrove Margomulyo menjadi destinasi tepat di Kota Balikpapan. Wisata yang terkenal sebagai wilayah konservasi dan edukasi ini juga memiliki sederet daya Tarik, mulai dari panorama yang cantik hingga banyaknya flora dan fauna khas Kalimantan.

Lokasi: Jl. AMD Gg. 4 RT.42, Margo Mulyo, Kec. Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.
Map: Cek Lokasi

Kalimantan terkenal dengan kondisi alamnya yang masih sangat asri dan di beberapa lokasi justru liar. Mulai dari pantai hingga hutan tersedia pilihan cukup banyak untuk masyarakat sekitar, termasuk hutan mangrove. Tak hanya mengunggulkan segi estetika, hutan ini juga jadi salah satu penyokong dari mata pencaharian penduduk yang di sekitarnya. Oleh sebab itu, keberadaan dan pengelolaan dari hutan ini harus dijaga dengan baik. Yuk cek di sini!

Daya Tarik yang Dimiliki Hutan Mangrove Margomulyo

Daya Tarik yang Dimiliki Hutan Mangrove Margomulyo

Image Credit: Kompasiana.com

Berada di tengah kota bahkan dekat dengan lembaga pendidikan resmi, tetapi banyak yang belum tau kawasan tersebut. Berada di belakang Sekolah Menangah Atas Negeri 8 Kota Balikpapan, tetapi justru jadi tempat yang tersembuny. Anda harus melalui jalanan yang cukup sepi, yaitu jembatan dengan model masa lampau yang eksotis. Sebelum akhirnya para pengunjung akan menemui gerbang sebagai jalan masuk menuju hutan mangrove.

Lahan seluas 16,8 hektar ini memiliki berbagai jenis flora dan fauna yang juga dimanfaatkan sebagai penyokong mata pencaharian penduduk sekitar. Biasanya hutan ini hanya memiliki tumbuhaan bakau, tetapi nyatanya banyak jenis flora lainnya. Tak hanya tumbuh secara alami, tetapi juga beberapa jenis ditanam oleh Kelompok Tani Tepian Lestari. Uniknya, di tiap pohon telah diberi label nama penyumbang bibit tanaman tersebut agar mudah dikenali.

Tak hanya sebagai wilayah konservari, hutan buatan ini juga sebagai tempat tinggal yang cocok untuk flora dan fauna asli Kalimantan. Memiliki habitat asli membuat para hewan serta tumbuhan ini dapat berkembang dengan sangat baik. dengan begitu, Hal ini sebagai salah satu upaya pelestarian alam yang saat ini cukup jarang dilakukan. Tak sedikit hewan hewan tersebut yang terancam punah karena kehilangan habitat aslinya di Indonesia.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat berbagai jenis flora dan fauna, sehingga para pengunjung dapat berjumpa langsung. Salah satu hewan yang sering muncul, yaitu Bekantan yang jadi spesies asli Kalimantan. Anda dapat menjumpainya saat matahari terbit atau akan tenggelam, sehingga harus berkunjung saat pagi atau sore. Hewan satu ini cukup sulit ditemukan dan beinteraksi langsung karena waktu munculnya yang cukup jarang.

BACA JUGA:  Pusat Mangrove Graha Indah, Ekowisata Terbaik di Balikpapan

Daya tarik lainnya, para pengunjung dapat menikmati matahari terbenam dari spot terbaik di pusat kota Balikpapan. Biasanya, tempat untuk menikmati panorama matahari kembali ke peraduannya ini cukup sulit ditemukan di tengah kota. Akan tetapi, saat ini para pecinta sunset tak perlu lagu menempuh perjalanan yang jauh. Langit yang menjingga dapat Anda nikmati dengan lanskap yang sangat indah, yaitu paduan langit, hutan mangrove, serta jembatan eksotis.

Tak hanya panorama matahari tenggelam, Anda juga bisa menikmati perairan sekitar dari jembatan Sungai Sidomukti. Para penikmat suasana di sungai ini akan disuguhi kapal yang hilir mudik untuk melakukan aktivitasnya. Tak hanya kapal kayu, ada pula kelotok atau mesin perahu yang ke sana ke mari untuk mencari ikan. Para pencari ikan tersebut cukup dimanjakan karena terdapat kepiting berwarna warni dan beragam jenis ikan untuk dijual kembali.

Beragam jenis ikan ini hidup di dalam peraiaran hutan bakau yang cukup rimbun. Telah dikatakan sebelumnya bahwa masyarakat hidup dari sesuatu yang ada di balik rimbunan bakau. Salah satunya dari ikan Tempakul yang sangat unik, baik segi kemampuan maupun bentuknya. Ikan ini memiliki kemampuan memanjat pohon dari ketinggian tertentu, tetapi tak perlu khawatir akan mati karena keunikannya tidak akan merugikan hidup Tempakul.

Ciri khas dari hutan mangrove tentu dengan adanya jembatan di sepanjang area. Begitu pula dengan Hutan Mangrove Margomulyo, kawasan ini memiliki sekitar 800 meter area yang dilalui jembatan dari kayu ulin. Kayu satu ini sering kali dipakai oleh masyarakat Kalimantan karena terkenal kuat dan tidak mudah rapuh. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu takut jatuh saat melintasi area hutan karena telah disusun dari kayu terbaik dan konstruksi yang tepat.

Aktivitas yang Dapat Dilakukan di Hutan Mengrove Margomulyo

Aktivitas yang Dapat Dilakukan di Hutan Mengrove Margomulyo

Image Credit: Tripadvisor.co.id

Aktivitas utama yang bisa Anda lakukan, yaitu berjalan menyusuri jembatan di sepanjang kawasan hutan mangrove. Terdapat jembatan sepanjang 800 meter yang bisa Anda pakai untuk melihat kawasan sekitar hutan. Berbagai jenis tumbuhan turut menyejukkan kawasan dan memanjakan mata. Bagi penduduk perkotaan wisata dengan banyak tumbuhan seperti ini sangat jarang, sehingga wisata satu ini cukup menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

BACA JUGA:  Mengintip Keindahan Alam Danau Biru Singkawang yang Memukau

Selain berjalan, Anda juga bisa duduk duduk di area sekitar karena telah tersedia banyak gazebo mini. Gazebo ini dibangun di samping kiri atau kanan jembatan sebagai salah satu tempat yang bisa diakses oleh semua pengunjung. setelah lelah berjalan, Anda bisa duduk sejanak untuk mengumpulkan kembali tenaga. Anda juga dapat makan makanan ringan untuk melepas lelah atau minum minuman dibawa dari rumah bersama teman.

Tak hanya sebagai kawasan wisata dan koservasi, tempat ini juga dibangun untuk dijadikan kawasan edukasi. Banyak orang bisa mendapat pengetahuan baru seputar konservasi, flora, dan fauna yang ada di tanah Borneo. Anda bisa berinterkasi dan melihat dari jarak yang dekat agar dengan tanaman serta hewan di tempat tersebut. Hindari untuk membuatnya takut atau bergerak secara mendadak agar hewan hewan di kawasan ini tidak stres.

Panorama serta banyaknya flora dan fauna membuat kawasan ini sangat menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tak heran, wisata ini mulai dilirik oleh banyak orang hingga beberapa wisatawan datang dari luar kota. Karena kawasan ini konservari, sehingga harus dijaga kelestariannya agar tidak rusak, sehingga Anda hanya bisa mengambil foto dan bukan lainnya. Termasuk membuang sampah di sembarang tempat.

Kawasan ini sangat dekat dengan permukiman penduduk dan memiliki akses yang mudah bagi masyarakat sekitar. Tak heran, bila para wisatawan dapat berpapasan langsung dengan penduduk. Oleh sebab itu, Anda dapat bercengkerama atau sekadar saling sapa untuk mengetahui kebiasaan orang orang di tempat ini. Anda juga dapat melihat secara langsung aktivitas yang dilakukan di kawasan tersebut, seperti mencari ikan dan kepiting.

Fasilitas yang Tersedia di Hutan Mengrove Margomulyo

Fasilitas yang Tersedia di Hutan Mengrove Margomulyo

Image Credit: Godiscover.co.id

Fasilitas utama yang tersedia untuk para pengunjung, yaitu toilet. Saat ini para wisatawan tidak perlu khawatir saat ingin pergi ke kamar mandi. Beberapa waktu lalu, saat kali pertama wisata ini dibuka untuk umum belum dilengkapi fasilitas serupa. Sehingga banyak orang yang harus menahan hasrat ke kamar kecil hingga keluar dari kawasan tersebut. Hal tersebut memudahkan setiap pengunjung yang datang beberapa waktu terakhir.

Tak hanya menikmati pemandangan dari kawasan hutan bakau, Anda juga bisa berfoto dari ketinggian. Pasalnya, hutan Mangrove Margomulyo ini juga memiliki Menara pandang yang cukup tinggi. melalui tempat tersebut, Anda bisa melihat keindahan wilayah tersebut dari ketinggian. Seluruh lanskap kawasan wisata ini tampak sangat jelas dan bisa diabadikan secara keseluruhan untuk menjadi sebuah kenangan kenangan.

BACA JUGA:  15 Wisata Kuliner di Samarinda yang Wajib Anda Coba

Tempat satu ini sangat terkenal sebagai spot terbaik untuk menikmati sunset di kawasan penikmat matahari terbenam. Tak heran, di waktu sore hari jumlah pengunjung jauh lebih banyak. Mengingat hal tersebut, para pengelola menyediakan fasilitas khusus untuk melihat sunset. Anda hanya perlu menyewa sunset untuk mengitari hutan bakau yang juga lewat muara hingga akhirnya tembus ke kawasan laut, sehingga sunset dapat diabadikan.

Spot dan cara terbaru untuk menikmati sunset ini bisa Anda lakukan dengan cara menyewa kapal. Kapal dapat memuat lima sampai tujuh orang dengan biaya sewa sekitar 150 ribu rupiah. harga yang cukup terjangkau untuk menikmat matahari terbenam dengan cara yang sangat unik. Fasilitas satu ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga belum diketahui oleh banyak orang sehingga belum ada yang bisa menjajalnya.

Harga Tiket & Rute Menuju Lokasi Hutan Mengrove Margomulyo

Harga Tiket & Rute Menuju Lokasi Hutan Mengrove Margomulyo

Image Credit: Gpswisataindonesia.wordpress.com

Untuk menuju kawasan ini memang tidak mudah karena lokasinya yang tersembunyi. Anda perlu masuk ke dalam gang karena Hutan Mangrove Margomulyo berada di belakang SMAN 8 Balikpapan. Alamat lengkapnya ada di Jalan AMD Gunung Empat kelurahan Margomulyo. Angkutan yang bisa membawa Anda ke tempat ini cukup sulit, sehingga disarankan untuk membawa kendaraan pribadi, naik taksi, atau ojek yang saat ini bisa Anda peroleh secara online.

Harga tiket yang dipatok untuk tiap pengunjung sebesar nol rupiah atau dengan kata lain gratis. Anda tidak perlu takut membayar tiket saat melalui bilik kecil yang seperti loket penjualan tiket. Para pengunjung hanya perlu memberikan yang seikhlasnya sebagai biaya perawatan dan pengelolaan dari kawasan wisata tersebut. Jam operasional dari destinasi satu ini mulai pukul delapan pagi hingga setengah 6 sore, yaitu hingga suasana telah gelap.

Salah satu pulau yang ada di Indonesia terkenal dengan kondisi alamnya yang asri dan liar, yaitu Kalimantan. Kota Balikpapan adalah salah satu kota yang memiliki sederet destinasi alam menarik. Hutan bakau jadi salah satu wisata alam menarik yang dapat dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Hutan mangrove satu ini berada di pusat kota tanpa ada biaya tiket masuk, sehingga sangat ramah di kantong masyarakat menengah ke bawah.