Kalimantan Timur

Bontang Kuala, Wisata Maritim Unik Andalan Bontang

Bontang memiliki wisata maritim yang diunggulkan, Bontang Kuala. Kampung nelayan ini menonjolkan keunikannya, berupa kampung di atas air dengan daya tarik unik serta fasilitas lengkap.

Lokasi: Bontang Kuala, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang.
Map: Cek Lokasi

Bontang adalah salah satu kota yang ada di Kalimantan Timur dengan sederet keindahan alamnya yang cantik. Anda bisa mengeksplor berbagai tempat, mulai dari taman nasional hingga kawasan perkampungan unik yang jadi wisata andalan kota Bontang. Anda bisa melihat kampung nelayan di atas perairan di Bontang Kuala yang dibangun sebagai cikal bakal kota Bontang. Yuk intip ulasan lengkap mengenai kampung nelayan di kota tersebut.

Apa itu Bontang Kuala, Wisata Andalan Bontang?

Apa itu Bontang Kuala, Wisata Andalan Bontang

Image Credit: Kompasiana.com

Pernahkah anda melihat secara langsung pemukiman yang terdiri atas beberapa rukun tetangga dengan mata pencaharian nelayan? Kampung di kota ini berisikan beberapa kepala rumah tangga dengan pekerjaan sebagai nelayan di perairan sekitarnya. Rumah rumah itu dibangun di atas air dengan konstruksi bangunan yang sangat aman. Tidak hanya mampu menampung rumah secara kokoh, tetapi juga bisa anda pakai dengan kendaraan bermotor.

Tidak seperti kampung nelayan pada umumnya yang kumuh dan kotor, kampung satu ini justru sangat bersih dan terawat. Para pengunjung pun diharap mampu menjaga kebersihan yang dijaga dengan baik oleh masyarakat sekitar. Limbah rumah tangga pun tidak akan tampak di sekitar rumah karena para penghuninya juga memiliki tambah tambah kecil di halaman rumah. Anda bisa melihat ikan ikan gendut di perairan dengan sangat mudah.

Wilayah pemukiman satu ini dilabeli sebagai area yang paling berkembang karena jumlah penduduknya terus bertambah setiap tahunnya. Akan tetapi, luas daerah daratan jauh lebih sempit daripada wilayah perairannya. Oleh sebab itu, kepadatannya terus meningkat bila tidak dilakukan pengendalian kelahiran. Banyak keluarga yang terus berkembang dengan pesat, meskipun lokasi wilayahnya tidak berkembang dan belum ada pembangunan lebih luas.

Bontang Kuala ini terdiri atas dua wilayah, yaitu daratan dan di atas laut. Terdapat sekitar 10 rukun tetangga yang hidup di atas laut dengan rumah berpetak petak lengkap dengan tambak di sekelilingnya. Sedangkan di wilayah daratan sekitar 6 rukun tetangga yang hidup secara berdampingan. Dua area ini memiliki keindahan yang berbeda, tetapi tidak jadi suatu alasan hingga timbul perpecahan karena keduanya hidup bersama secara berdampingan.

BACA JUGA:  Batu Dinding Samboja, Wisata Alam Mirip Tembok Cina

Daya Tarik yang Ditawarkan Bontang Kuala

Daya Tarik yang Ditawarkan Bontang Kuala

Image Credit: Jalansambiljajan.blogspot.com

Indonesia kental dengan daerahnya yang masih memegang erat tradisi, salah satunya di kota Bontang. Bontang Kuala adalah kelurahan yang memiliki keragaman masyarakat cukup tinggi, sehingga etnis di dalamnya cukup heterogen. Akan tetapi, perbedaan itu ternyata bukan suatu halangan untuk hidup bersama secara rukun. Perbedaan ini tidak membuat suatu perpecahan karena mereka juga masih memegang erat tradisi kampung.

Selama bertahun tahun, penduduk kampung air ini masih selalu melaksanakan perayaan pesta laut. Dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada pencipta karena hasil laut yang mereka miliki sangat melimpah. Rasa syukur ini juga disertai memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberi hasil laut yang melimpah di tahun depan. Selain itu, para penduduk kampung ini juga memohon agar selalu diberi perlindungan agar terhindari dari hal hal yang buruk.

Pelaksanaan tradisi turun temurun ini biasanya di penutupan tahun atau bulan Desember. Para pengunjung bisa turut menikmatinya karena acara ini juga disertai pagelaran budaya. Pembukaannya didahului dengan tari tarian yang berasal dari seluruh Nusantara, kemudian dilanjutkan dengan ritual adat. Mulai dari Bebalai, Balai Pompong, dan Samper yang ada di bagian penutup. Tidak hanya itu, acara yang meriah ini juga diramaikan oleh musisi lokal.

Area dari Bontang Kuala ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kutai di bagian utara. Tidak heran, kawasan ini juga masih termasuk lokasi konservasi alam yang harus terus dijaga agar ekosistem di sekitarnya tidak rusak. Wilayah perairan di Indonesia banyak yang sudah rusak karena ulah tangan manusia. Akan tetapi, wisata maritime andalan Bontang ini diharapkan dapat terus dijaga agar ekosistem di bawah laut tidak terancam punah.

Selain berbatasan langsung, area pemukiman ini juga terdapat mangrove sebagai tanaman yang dilindungi. Oleh sebab itu, masyarakat sekitar sangat menjaga kebersihan tempat tinggalnya agar keseimbangan alam tetap terjaga. Selain itu, mangrove ini juga sebagai salah satu cara agar terhindar dari hempasan angin dan gelombang pasang yang mungkin menyerang rumah. Tidak heran, kawasan ini tidak pernah terkena bencana alam yang besar.

Disebut sebagai kampung nelayan, sehingga mata pencaharian utamanya sebagai pencari ikan di laut. Tidak heran, banyak hasil laut yang diperoleh setiap tahunnya dan jadi salah satu sumber pencaharian lainnya. Para penduduk bisa mengolah makanan tersebut jadi suatu hidangan yang sangat menggugah selera para pengunjung. dengan begitu, akan sangat banyak orang tertarik untuk berkunjung ke kelurahan yang ada di timur Bontang ini.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata di Bontang Terbaru & Terhits Dikunjungi

Tidak hanya hasil laut yang diunggulkan, para pengunjung juga akan disuguhi keindahan pemadangan laut yang luar biasa. Deretan mangrove di kejauhan berpadu dengan air laut yang sangat jernih tentu jadi destinasi cantik yang tiada duanya. Tidak heran, tempat satu ini diklaim sebagai wisata maritim andalan di kota Bontang. Anda bisa menikmatinya untuk sekadar melepas penat atau mencari inspirasi, sehingga siap untuk bekerja di hari esok.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Bontang Kuala

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Bontang Kuala

Image Credit: Rohaniyah.blogspot.com

Perkampungan yang dibangun di atas permukaan air ini memakai alas dari bilah bilah kayu ulin yang terkenal sangat kuat. Tidak hanya untuk alas rumah, tetapi juga untuk jalan jalan di kampung tersebut. Para pengunjung tidak perlu khawatir akan jatuh tercebur ke dalam air karena kayu lapuk dan rapuh. Kekuatan kayu ini telah teruji dan terbukti bahkan jalanan di kampung ini bisa dilalui kendaraan bermotor, seperti sepeda motor dengan beban yang cukup berat.

Dinilai sebagai pemukiman yang sangat menarik lantaran tidak ada kampung yang memakai lantai serupa di sepanjang jalannya. Bilah kayu ulin ini justru jadi daya tarik tersendiri yang membuat banyak orang penasaran dengan kekokohannya. Di area ini pun terdapat lapangan yang biasa dipakai untuk aktivitas warga atau anak anak sekitar bermain bersama. Tidak perlu khawatir saat anda berjalan atau berlari karena selama bertahun tahun tidak ada korban di atasnya.

Bagi para pengunjung, anda bisa menikmati keindahan kampung nelayan dengan dua cara. Pertama, jalan kaki sepanjang kampung bersama partner liburan untuk bertemu secara langsung dengan warga warganya. Anda bisa melihat berkeliling sembari menikmati angin laut yang sepoi sepoi. Kedua, anda bisa memakai sepeda motor bila dirasa perjalanan ini terlalu jauh. Bagi pengendara mobil telah disediakan lahan parkir yang luas dan disarankan untuk berjalan kaki.

Fasilitas yang Tersedia di Bontang Kuala

Fasilitas yang Tersedia di Bontang Kuala

Image Credit: Annienugraha.com

Destinasi wisata di kampung nelayan saat ini tidak boleh dipandang remeh karena fasilitas yang tersedia untuk pengunjung sangatlah lengkap. Anda bisa menikmati malam tanpa harus dengan kondisi gelap karena listrik telah jadi penerangan utama. Wisata ini telah mendapat pasokan listrik dari PLN terdekat dengan sangat baik. dengan begitu, keindahan pantai akan sangat eksotis bila dilihat dari atas kampung ditambah dengan gemerlap lampu.

BACA JUGA:  10 Tempat Wisata di Kutai Barat Terbaru & Terhits Dikunjungi

Tidak hanya listrik karena sumber air bersih juga telah masuk ke perkampungan nelayan ini. Para penghuni dan pengunjung tidak lagi kesulitan air bersih, baik untuk mandi maupun minum. Tidak ada lagi kisah mandi dengan air laut yang membuat tubuh semakin lengket. Sumber air bersih ini diperoleh dari PDAM setempat, sehingga kebutuhan masyarakat telah terpenuhi dengan baik. Setelah aktivitas seharian, lelah di tubuh bisa dibasuh dengan mandi air bersih.

Disebutkan sebelumnya bahwa kawasan ini terjaga dengan sangat baik dari segi kebersihan. Sebungkus permen pun tidak akan tampak di area tersebut karena para nelayan memiliki tambah kecil di sekitar rumahnya. Tentu kebersihan lingkungan jadi perhatian yang sangat penting. Para pengunjung hanya perlu menyimpan sampahnya terlebih dahulu hingga menemukan bak sampah untuk membuangnya agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Salah satu fasilitas kampung nelayan ini juga menjadi wisata kuliner yang menawarkan cita rasa khas. Anda bisa memilih salah satu restoran yang berderet di ujung perkampungan. Dengan begitu, para pengunjung dapat menjadikan restoran ini sebagai tujuan akhir setelah lelah berjalan jalan di kawasan perkampungan. Terdapat beberapa pilihan tempat menarik untuk anda, mulai dari restoran besar hingga food court atau pujasera biasa.

Makanan yang disuguhkan tentu olahan laut yang sangat khas dari kota ini, sehingga para wisatawan bisa mencicipi cita rasa khasnya. Menu yang paling digemari dan populer, yaitu Bawis Gammi dan beberapa menu olahan laut lainnya. Selain wisata kuliner, tersedia pula rumput laut, udang kering, manisan, atau terasi buatan tangan nelayan sekitar. Menu menu tersebut bisa dipilih sebagai oleh oleh khas Bontang Kuala yang paling banyak diminati.

Keindahan alam Indonesia tidak perlu diragukan lagi, karena telah banyak destinasi alam yang menarik perhatian. Bontang Kuala salah satu wisata maritim yang wajib dikunjungi karena menawarkan sederet keunikan untuk para wisatawan. Anda akan menjajal kampung unik dengan jalan dari bilah kayu kokoh. Menikmati wilayah konservari dari dekat di tempat yang masih menjaga erat tradisinya. Dan yang tidak kalah penting, kulinernya yang tiada duanya.